Satu, Dua, Tiga, Rumah
Untuk Semuanya
Mudahnya mencari properti secara
online di Rumah123.com
Trisno
(25) dan Shinta (23) adalah dua sejoli yang dirundung kidung
asmara, keduanya dipertemukan oleh cinta, dan dipersatukan
dalam jalinan kisah kasih dalam mahliga rumah tangga. Sang
suami yang seorang karyawan swasta, dan sang istri merupakan ibu
guru di sekolah, membuat keduanya hanya dipertemukan kala
senja tiba, sembari bersantai duduk di sofa menatap layar kaca, keduanya larut dalam canda bahagia
sepasang pengantin muda yang bergelora, hingga bersandar dan
terlelap diperaduan bersama.
Penghasilan
keduanya yang lebih dari cukup guna sebatas sandang dan pangan,
mendorong maju sejoli ini bermimpi indah memiliki rumah. Tabungan
keduanya yang lebih dari cukup dari awal bekerja, serta penghasilan
rutin yang didapat dari membahu kerja, mengisyaratkan faktor ekonomi
bukan masalah bagi mereka. Cuma satu, yang jadi kendala, tak
ada waktu bagi keduanya guna duduk bersama berbicara indah
tentang istana impian mereka. Alih-alih punya waktu untuk
pergi mencari melihat menawar rumah, himpitan kesibukan
kerja yang rapat menjerak tang dan kaki keduanya dari pagi hingga sore menjelma,
tak mengizinkan keduanya guna merangkai asah wujudkan
cita.
Sabtu
minggu yang selalu ditunggu-tunggu, seolah tak pernah cukup
untuk melakukan hal ini dan itu. Jam kerja agen properti
yang hanya setengah hari, memperangkap kedua pasangan muda ini guna
mencari menelusuri ragam jenis properti kandidat istana mereka
nanti. Terjerat dalam lelah, dan perlahan terhisap oleh lumpur putus asa,
keduanya seolah tak dapat berlapang dada dan mengibar bendera putih tanda
urungkan diri mengapai mimpi. Dalam kebimbangan keduanya
terkubur, dalam lebur impian yang menjadi bubur, di satu sisi
pekerjaan menanti, di lain sisi impian menghinggapi dan tak
dapat diabai lagi. Dalam ratapan damba bercanda ria bersama
keluarga, potret ibu, bapak, dan anak kelak tertawa bersama dalam
hidup rumah tangga bahagia yang mulai memudar tanpa jalan
keluar.
Seorang
kawan baik berujar ide, mencari properti melalui teknolgi
informasi. Berselacar keduanya di kala senaja dalam lautan data di
dunia maya, menyelam dalam tumpukan data hingga malam menikam.
Tiba keduanya pada apa yang dicari, berbekal kata “cari
rumah murah” di kota mereka, membentang luas apa yang dicari,
terangkum padat, jelas, dan lugas pada sebuah situs
terintegrasi berdedikasi Rumah123.com.
Dimasuki, dicari, dicermati, larut keduanya dalam syahdu memilih
satu per satu properti yang berjajar mengantri menjejali
memenuhi.
Kala
pilihan telah ditentukan, dan apa yang dicari telah ditemui,
hasil dari mengklik, klik, klik telah digenggam, mulai dari
kontak yang pemilik properti, gambar properti tersaji,
hingga detail informasi siap sedia memudahkan pencarian. Kala survei
lokasi telah dapat dikehendaki dari hasil lobi-lobi, sabtu minggu
yang terbatas pun tak lagi jadi kendala berarti, tinggal susun jadwal
padat berisi, deretan dimana dan siapa yang harus dijumpai,
satu per satu dari apa yang dimimpi semakin dapat diraih, keduanya
kini tinggal selangkah lagi mengapai mimpi istana idaman, guna
memadu kasih dalam pertalian keluarga bahagia sejati.
Kala
harga talah disepakati, kala pembayaran telah disetuji. Apa
yang sebelumnya cuma mimpi yang sukar terpenuhi, kini
berubah jadi apa yang keduanya telah tempati dan miliki, apa yang keduanya
sebuat sebagai “rumahku istanaku”. Apa yang semula terkendala, kini
telah terjawab sudah. Semudah berhitung “satu, dua, tiga”, mudah cari rumah
dengan Rumah123.com. Semerdu syair lagu
masa kecil yang kerap kita dengar, dengan Rumah123.com “satu, dua, tiga, rumah untuk semuanya”.
